• Kalender

    April 2014
    S S R K J S M
    « Jul    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Kategori

  • Komentar Terakhir

  • Blog Stats

    • 6,154 hits
  • Pengunjung Online

  • Suporter

    www.freedomain.co.nr

Hukum Shalat Raghaib

Imam an Nawawi

Pertanyaan: Shalat raghaib yang sebagaimana diketahui dilakukan setiap awal malam jumat di bulan Rajab, apakah shalat ini sunnah dan merupakan keutamaan ataukan bid’ah?

Jawab:  Hal ini adalah bid’ah jelek yang harus diingkari dengan keras yang didalamnya terdapat banyak kemungkaran. Maka merupakan kewajiban kita untuk meninggalkannya dan berpaling darinya, juga mengingkari pelakunya. Kemudian kepada wali amr -semoga Allah memberi mereka taufiq- untuk mengingkari pelakunya karena mereka adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan ditanya tentang yang dipimpinnya.

Para ulama sudah menulis banyak kitab dalam mengingkari hal ii dan menjelaskan kejelekannya dan pelakunya, maka janganlah sampai tertipu dengan banyaknya orang yang melakukannya di banyak negeri ataupun karena shalat ini disebutkan dalam “Qut al Qulub” ataupun “Ihya Ulumiddin” ataupun kitab lainnya, karena shalat ini adalah bid’ah yang batil. Telah diriwayatkan dari rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dengan sanad shahih beliau bersabda “Barangsiapa membuat-buat hal baru dalam agama ini maka perbuatannya itu tertolak”. Dan tercantum juga dalam kitab shahih bahwa beliau bersada “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah dari kami maka amalan itu tertolak.”

Juga dalam shahih Muslim bahwa beliau bersabda “Setiap bid’ah adalah sesat”. Dan Allah telah memerintahkan kita apabila berselisih untuk kembali ke al Quran:

فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى الله و رسوله إن كنتم تؤمنون بالله و اليوم الآخر

Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian (An Nisa: 59)

Allah tidak menyuruh kita untuk kembali kepada orang-orang bodoh ataupun kepada para ulama yang salah. Wallahu a’lam.

Sumber: Fatawa an Nawawi, untuk aswaja.wordpress.com

Membaca al Quran dengan Suara Keras

Imam an Nawawi

Pertanyaan: Bacaan al Quran diluar shalat apakah yang lebih utama adalah membacanya dengan keras atau pelan? Dan apakah yang lebih utama dalam bacaan shalat tahajjud?

Jawab: Membaca al Quran dengan suara keras di luar shalat lebih utama daripada dengan suara pelan, kecuali apabila bacaan kerasnya menimbulkan mafsadah seperti riya`,  ‘ujub, atau mengganggu orang lain yang sedang shalat, orang sakit, sedang tidur, yang punya udzur atau orang-orang yang sedang melakukan amal ibadah ataupun perkara mubah.

Adapun shalat tahajjud, maka yang lebih utama adalah pertengahan antara keras dan pelan, dan ini adalah pendapat yang benar, ada pula (pendapat lemah) yang mengatakan bahwa membacanya dengan suara keras lebih utama dengan syarat-syarat tersebut.

Sumber: Fatawa an Nawawi, untuk aswaja.wordpress.com

Hukum Mengecat Jenggot yang Beruban

Imam an Nawawi

Pertanyaan: Apa hukum mengecat jenggot yang sudah putih?

Jawab: Apabila dicat dengan merah atau kuning maka hal itu adalah sunnah, tapi mengecatnya dengan hitam adalah haram menurut pendapat yang shahih. Ada pula (pendapat lemah) yang mengatakan hal itu adalah makruh. Hukum ini (mengecat rambut) berlaku umum untuk laki-laki maupun perempuan, kecuali bagi laki-laki dalam medan perang.Al Mawardi berkata: tidak haram baginya (dalam medan perang).

Disebutkan dalam Shahih Muslim dari riwayat Jabir radliyallah anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat jenggot Abu Quhafah (ayah Abu Bakr) radliyallahu anhu sudah putih beliau bersabda “Rubahlah (warnanya) tapi jauhilah warna hitam”.

Sumber : Fatawa an Nawawi, untuk aswaja.wordpress.com

Hukum Air yang dipanaskan Matahari

Imam an Nawawi

Yang masyhur dalam madzhab kami (madzhab syafi’i) adalah makruhnya bersuci (berwudlu atau mandi -pent) menggunakan air yang terkena panas matahari, tapi pendapat yang dipilih bahwa hal itu tidak makruh karena hadits dalam masalah ini yang diriwayatkan dari Aisyah dan atsar yang diriwayatkan dari Ibnu Umar sangat lemah, sedangkan alasan penyakit kulit (yang disebabkan karena menggunakan air yang terkena panas matahari -pent) hanya diketahui para dokter.

Imam Syafi’i berkata: aku tidak membenci air yang dipanaskan matahari kecuali dari segi kesehatan.

Sumber: Fatawa an Nawawi, untuk http://aswaja.wordpress.com

‘Islam’ Mana yang Benar?

Kaum muslimin pada zaman ini mungkin akan bingung dengan banyaknya kelompok-kelompok Islam yang semuanya meyakini bahwa dirinya adalah yang benar, bahkan semua kelompok untuk mendukung pendapatnya menggunakan dalil. Bagaimana solusi menghadapi masalah ini? Baca lebih lanjut

Heraclius Mencari Tahu tentang Rasulullah

Di akhir kitab permulaan wahyu, Imam Bukhari rahimahullah menceritakan sebuah kisah menarik tentang seorang seorang penguasa kerajaan super power kala itu, Romawi. Baca lebih lanjut

Pentingnya Sanad dalam Islam

Sanad merupakan istilah ahli hadits (ulama yang membahas tentang hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) dari sisi periwayatannya. Sanad berarti orang-orang yang meriwayatkan suatu hadits, bersambung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai penyusun kitab hadits seperti Imam Bukhari, Muslim atau yag lain. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.